by

TOJA Persembahkan DVARA, Padukan Arsitektur, Tekstil dan Budaya

JAKARTA, GANLOP.COM – Toja, rumah kerajinan kontemporer Indonesia yang berkarya di persimpangan antara arsitektur, tekstil, dan memori budaya, akan memamerkan DVARA, di BRI JF3 Fashion Festival 2026.

Dvara dalam bahasa Sanskerta berarti pintu, gerbang, ambang. Ini bukanlah sebuah tempat. Ini adalah momen di antara tempat-tempat: napas yang tertahan di antara satu keadaan dan keadaan berikutnya.

Koleksi ini ditampilkan dalam enam tampilan catwalk, masing-masing mewakili kekuatan dan penjaga yang berbeda, serta masing-masing mewakili ambang batas yang berbeda: perlindungan, pergerakan, keterhubungan dengan bumi, dan transformasi.

Setiap karya dibuat dengan tangan: rajutan permadani, tenun tablet dalam tradisi Palawa dari Mamasa. Siluet persegi panjang yang struktural, bentuk bahu yang memanjang, dan bentuk ember silinder menerjemahkan bahasa arsitektur ke dalam tekstil yang dapat dikenakan: kelembutan yang tertanam dalam struktur, tanpa perangkat logam konvensional.

Bahan-bahannya meliputi kapas berkelanjutan dan benang campuran Tencel, serat alami, lapisan kulit domba pada beberapa produk tertentu, serta tali Palawa tenunan tangan dari Mamasa: setiap produk melestarikan sebuah teknik, mata pencaharian, dan warisan.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *