GANLOP.COM – HiLo kembali menghadirkan HiLo Strong Fest 2026, sebuah festival olahraga yang mengajak masyarakat untuk membangun kekuatan otot sebagai investasi kualitas hidup jangka panjang. Mengangkat semangat #NabungOtot, kegiatan ini menjadi bagian dari peringatan World Sarcopenia Day yang jatuh pada 4 Juli, sekaligus menjadi wujud komitmen berkelanjutan HiLo dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pencegahan sarcopenia.
Setelah berhasil menyelenggarakan di 10 kota pada 2025, HiLo Strong Fest 2026 melibatkan lebih banyak peserta di lebih banyak kota. Diikuti lebih dari 8.000 peserta di 14 kota se-Indonesia, HiLo mengajak masyarakat untuk mengikuti berbagai olahraga yang dapat melatih kekuatan otot, mulai dari Body Combat, Pilates, Barre, Poundfit, hingga Hybrid Fitness Race, yang dirancang untuk membantu masyarakat menemukan cara berolahraga yang menyenangkan, sesuai dengan preferensi dan gaya hidupnya. Selain Jakarta, HiLo Strong Fest juga serentak diadakan di kota-kota besar lainnya, mulai dari Medan, Lampung, Pekanbaru, Palembang, Tangerang, Bandung, Semarang, Surabaya, Banjarmasin, Samarinda, Makassar, Manado, Bali.

Susana, Head of Strategic Marketing Nutrifood, mengatakan, “Selama lebih dari dua dekade, HiLo telah menjadi bagian dari perjalanan hidup sehat masyarakat Indonesia. Melalui HiLo Strong Fest, kami ingin mengajak masyarakat melihat bahwa kesehatan otot bukan hanya isu bagi lansia, tetapi investasi yang perlu dimulai sejak usia produktif. Karena itu, selain aktif bergerak dan berolahraga, penting juga untuk memastikan asupan protein harian terpenuhi. Inilah semangat #NabungOtot yang kami usung, membangun kekuatan tubuh hari ini untuk kualitas hidup yang lebih baik di masa depan.”
Komitmen tersebut juga diwujudkan melalui berbagai inovasi nutrisi tinggi protein, termasuk hadirnya HiLo Clear Water Protein Peach, minuman tinggi protein dengan kalsium, vitamin, dan mineral, serta bebas laktosa dengan rasa peach yang menyegarkan. Inovasi ini melengkapi berbagai pilihan produk HiLo yang dirancang untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhan protein secara lebih praktis dan menyenangkan di tengah gaya hidup yang semakin aktif.

Sarcopenia merupakan kondisi yang ditandai dengan penurunan massa, kekuatan, dan fungsi otot, serta berkaitan signifikan dengan penurunan fungsi tubuh jangka panjang. dr. Andhika Raspati, Sp.KO, Dokter Spesialis Kedokteran Olahraga menjelaskan bahwa sarcopenia merupakan kondisi yang kerap tidak disadari, namun berdampak besar terhadap kualitas hidup. “Sarcopenia tidak hanya memengaruhi kekuatan otot, tetapi juga kualitas hidup secara keseluruhan. Penelitian menunjukkan bahwa individu dengan sarcopenia memiliki kualitas hidup yang lebih rendah, termasuk keterbatasan aktivitas, penurunan mobilitas, hingga peningkatan kelelahan dan nyeri. Bahkan, risiko penurunan fungsi fisik dan kognitif dapat meningkat hingga dua kali lipat dibandingkan individu tanpa sarcopenia ,” ungkapnya.
Ia menambahkan, kombinasi antara latihan kekuatan (resistance training) dan pemenuhan protein harian menjadi kunci utama dalam menjaga massa otot dan fungsi tubuh, untuk mencegah sarcopenia. “Aktivitas seperti jalan kaki tetap penting untuk kesehatan kardiovaskular, tetapi belum cukup untuk mempertahankan massa otot. Latihan yang paling efektif adalah resistance training atau latihan beban. Tujuan akhirnya bukan hanya meningkatkan kekuatan, tetapi menjaga fungsi dan kemandirian dalam jangka panjang. Karena pada akhirnya, menjaga otot adalah menjaga kualitas hidup,” tambah dr. Dhika.
Penelitian menunjukkan bahwa asupan protein yang rendah (≤1 g/kgBB/hari) dan aktivitas fisik yang kurang (<150 menit/minggu) berkaitan dengan risiko sarcopenia yang lebih tinggi . Berdasarkan Angka Kecukupan Gizi untuk orang Indonesia tahun 2019, minimal kebutuhan protein harian usia 19-64 tahun adalah 65 gram per hari untuk laki-laki dan 60 gram per hari untuk perempuan. Tentunya akan meningkat seiring dengan peningkatan aktivitas fisik, termasuk olahraga. Selain jumlah, jenis protein juga penting. Whey protein, terutama yang kaya leusin, yang dikombinasikan dengan resistance training terbukti dapat menghasilkan peningkatan massa otot, kekuatan, dan performa fisik pada lansia dengan sarcopenia .
Sebagai bagian dari komitmennya, HiLo terus menghadirkan berbagai inisiatif dan inovasi untuk mendukung gaya hidup aktif yang lebih dekat, praktis, dan menyenangkan bagi masyarakat. HiLo tidak hanya menyediakan nutrisi yang penting untuk otot, namun juga berharap bisa menciptakan ekosistem hidup sehat yang menyeluruh, dengan memberikan edukasi di berbagai lapisan masyarakat, termasuk Round Table Discussion bagi para dokter di berbagai kota, program peningkatan kapasitas guru pendidikan jasmani sekolah, berkolaborasi dengan berbagai komunitas olahraga melalui @hilostrongclub, menjadi Official Protein Partner bagi klub basket profesional (Satya Wacana Salatiga), hingga mendukung para atlet lari, dan hybrid workout untuk tampil lebih optimal, melalui pendampingan kelas olahraga dan nutrisi. Dengan menggabungkan keseruan olahraga dan edukasi kesehatan, HiLo Strong Fest 2026 diharapkan dapat menjadi momentum bagi masyarakat untuk membiasakan diri latihan beban, sebagai upaya nyata untuk #NabungOtot secara konsisten.






Comment