JAKARTA, GANLOP.COM – Bertempat di Gedung Sopo Marpingkir, Jakarta. hari ini ReachOut Foundation, sebuah yayasan kemanusiaan dan pendidikan yang berdedikasi tinggi di Indonesia, menggelar acara pelepasan siswa-siswi PAUD Suryakasih Angkatan ke XII serta sekolah mitra dari gerakan #BantuSekolahYuk.
Melalui sinergi erat antara sekolah-sekolah yang dikelola secara langsung oleh yayasan serta sekolah-sekolah mitra, kelulusan tahun ini menegaskan komitmen berkelanjutan ReachOut Foundation dalam menyediakan akses pendidikan berkualitas yang inklusif, khususnya bagi masyarakat yang kurang beruntung di wilayah perkotaan dan daerah tertinggal.

Judith Soeryadjaya, Founder Reachout Foundation, menyatakan “Visi dasar kami adalah reaching out to those in need, one by one, with love and compassion. Di ReachOut Foundation, kami membayangkan masa depan di mana setiap individu dapat berkembang, diberdayakan dengan pendidikan, dan didukung penuh dengan persediaan nutrisi penting dari para donatur. Di tengah berbagai tantangan yang dihadapi Indonesia, yayasan kami berdiri sebagai mercusuar harapan dan peluang bagi mereka yang membutuhkan.”
“Komitmen kami terhadap pembangunan berkelanjutan dan kepedulian kami berdasarkan oleh kasih, yang mendorong kami untuk terus melangkah maju. Seluruh gerakan ini dipandu oleh integritas dan keyakinan bersama untuk menciptakan perubahan yang berkelanjutan di masyarakat. Di ReachOut Foundation, kami tidak hanya merespons situasi secara pasif, tetapi secara proaktif terlibat langsung dalam membangun ketahanan masyarakat luas,” jelas Judith Soeryadjaya, lagi.

Hal tersebut menjadi landasan filosofis mendalam di balik visi dan misi utama ReachOut Foundation, yakni memberdayakan calon pemimpin masa depan. Melalui pendekatan pendidikan yang komprehensif, program pengembangan moral, dan inisiatif kesehatan, yayasan ini secara proaktif menjaga potensi setiap individu demi menumbuhkan masyarakat yang berlandaskan kemampuan dan etika tinggi di seluruh penjuru Indonesia.
Sementara itu, Ary Kirana, penyanyi, aktris dan presenter, yang dikenal sebagai salah satu anggota dari grup musik Warna, ternyata memiliki perhatian yang tinggi terhadap dunia Pendidikan. “Seperti pilar ReachOut Foundation yaitu: Keberhasilan suatu Bangsa adalah ketika mampu merawat dan memberdayakan kelompok yang paling rentan, saya setuju sekali dengan perhatian yang luar biasa dari yayasan terhadap early education,” tukasnya.
Ary Kirana menambahkan, “Karena “rentan” itu tidak selalu mengenai Ekonomi, tapi juga usia. Usia muda – dalam hal ini edukasi di tingkat sekolah anak Indonesia itu penting sekali. ReachOut Foundation merupakan partner bangsa yang luar bisa. Karena lewat edukasi kita pasti bisa merubah Bangsa Indonesia menjadi lebih baik. Cara yang paling tepat adalah membekali rakyat Indonesia dengan pendidikan di tingkat yang paling awal”.

MANIFESTASI GERAKAN MELALUI EMPAT PILAR PROGRAM UTAMA
Seluruh inisiatif strategis yang dicanangkan oleh Reachout Foundation dirancang secara terukur untuk menonjolkan keahlian serta kompetensi terbaik demi memberikan manfaat berkelanjutan bagi penerima dampak langsung maupun tidak langsung. Gerakan ini bertumpu pada empat pilar program utama:
1. Early Childhood Program (PAUD)
Meyakini bahwa investasi terbaik suatu bangsa berada pada kualitas Pendidikan anak-anaknya, Jaringan PAUD SuryaKasih yang diinisiasi sejak tahun 2014 berfokus menggratiskan biaya pendidikan bagi keluarga prasejahtera. Saat ini telah mengelola 8 sekolah di Jakarta dan 2 sekolah di Papua. Sistem pembelajaran mengadopsi pendekatan modern Reggio Emilia (Inquiry Learning, Project Approach, Problem Solving, dan Collaboration) demi mengasah daya kritis, kreativitas, serta karakter anak sejak dini.
2. #BantuSekolahYuk
Gerakan yang lahir sejak 2019 dan terus dikembangkan hingga 2026 ini menjadi solusi atas keterbatasan fasilitas fisik sekolah dan kompetensi guru di berbagai wilayah. Fokus utamanya mencakup revitalisasi total infrastruktur bangunan sekolah, penyediaan Alat Permainan Edukatif (APE), serta penerapan kurikulum adaptif yang tepat guna menjamin atmosfer belajar mengajar yang aman dan layak.
3. Teacher Training (Pelatihan Guru)
Mengusung prinsip dasar bahwa kualitas sistem pendidikan tidak akan pernah melampaui kualitas pendidiknya, program yang berjalan sejak 2017 ini menjangkau wilayah Papua, Sumba Barat Daya, Balige (Sumut), hingga DKI Jakarta. Sebagai Mitra Pembangunan Kemendikbudristek dan alumni Program Organisasi Penggerak (POP) 2021-2023, pilar ini telah melatih 1.979 guru terregistrasi, memberikan efek berganda (multiplier effect) yang dirasakan oleh lebih dari 197.900 anak didik.
4. ReachOut Peduli
Aksi kemanusiaan konkret yang bergulir sejak 1989 tanpa memandang batas suku, agama, maupun sekat wilayah. Berfokus pada penanggulangan bencana alam, pemenuhan nutrisi esensial anak, dan dukungan tenaga kesehatan. Sebagai pembuktian bahwa kemajuan bangsa diukur dari cara merawat kelompok paling rentan, pilar ini secara konsisten menyalurkan bantuan sosial pangan berupa lebih dari 1.135 ton beras serta 575.380 paket sembako sejak tahun 1989 secara berkala setiap tahunnya.

Melalui momentum kelulusan ini, ReachOut Foundation kembali mengundang seluruh mitra strategis, korporasi, dan elemen masyarakat untuk ikut serta mengubah aspirasi mulia menjadi kenyataan nyata. Melalui komitmen tak tergoyahkan dan dukungan bersama, setiap kontribusi sekecil apa pun akan memberi dampak transformatif dalam membentuk hari esok yang lebih sehat dan beretika bagi generasi masa depan Indonesia.






Comment