JAKARTA, GANLOP.COM – BINUS University melalui School of Design kembali menegaskan perannya sebagai institusi pendidikan yang berkomitmen dalam mengembangkan talenta kreatif berdaya saing global melalui kolaborasi strategis dengan industri.
Bersama Sarinah, BINUS University menghadirkan “Rupa Kala – Pameran Karya Mahasiswa” yang mengusung tema “Budaya Nusantara dari Waktu ke Waktu.” Pameran ini akan berlangsung mulai 30 April hingga 11 Mei 2026, bertempat di Mal Sarinah, Jakarta.

Sebagai bagian dari visi BINUS University dalam fostering and empowering society, kolaborasi ini menjadi wujud nyata bagaimana pendidikan tidak hanya berfokus pada teori, tetapi juga memberikan ruang bagi mahasiswa untuk menghadirkan karya yang relevan, kontekstual, dan berdampak.
Melalui pameran ini, karya-karya terpilih mahasiswa School of Design BINUS University ditampilkan kepada publik luas, sekaligus memperkuat posisi Sarinah sebagai ruang kurasi budaya dan kreativitas Indonesia.
“Rupa Kala” merupakan representasi dari pendekatan pembelajaran di BINUS University yang mengintegrasikan eksplorasi budaya dengan inovasi desain kontemporer, termasuk pemanfaatan teknologi terkini seperti Artificial Intelligence sebagai bagian dari proses kreatif yang human-centered.

Beragam karya yang ditampilkan mengangkat inspirasi dari warisan budaya Nusantara, mulai dari motif tradisional, kearifan lokal, hingga nilai-nilai budaya yang diinterpretasikan ulang melalui perspektif generasi muda yang adaptif terhadap perkembangan jaman
Pameran ini juga menjadi representasi kolaboratif dari seluruh program yang berada di bawah naungan School of Design BINUS University, yaitu Desain Komunikasi Visual (DKV), New Media, Animasi, Creative Advertising, Interior Design, Film Program, dan Fashion Design, yang masing-masing menghadirkan perspektif unik dalam mengolah budaya menjadi karya kreatif yang relevan dengan kebutuhan industri saat ini.
Danendro Adi, S.Sn., M.Arts, Dean School of Design BINUS University menyampaikan: “Melalui ‘Rupa Kala’, kami ingin menunjukkan bahwa kreativitas generasi muda Indonesia memiliki akar yang kuat pada budaya, sekaligus mampu berkembang seiring kemajuan teknologi. Di BINUS University, kami memandang Artificial Intelligence bukan sebagai pengganti kreativitas manusia, melainkan sebagai enabler yang memperluas kemungkinan eksplorasi ide dan proses berkarya.”
“Pameran ini menjadi bukti bagaimana mahasiswa kami dari berbagai disiplin desain mampu menggabungkan warisan budaya Nusantara dengan pendekatan kontemporer dan teknologi, sehingga menghasilkan karya yang tidak hanya relevan secara artistik, tetapi juga memiliki nilai bagi industri dan masyarakat.”
Melalui inisiatif ini, BINUS University tidak hanya mendorong mahasiswa untuk berkarya, tetapi juga mempersiapkan mereka menjadi kreator yang mampu berkontribusi dalam industri kreatif global tanpa kehilangan akar budaya lokal.
Kolaborasi dengan Sarinah ini sekaligus membuka ruang interaksi antara mahasiswa, pelaku industri, dan masyarakat, menciptakan ekosistem kreatif yang kolaboratif dan berkelanjutan. Langkah ini menegaskan komitmen BINUS University dalam menjembatani dunia pendidikan dan industri, sekaligus memperkuat peran generasi muda sebagai agen pelestarian dan inovasi budaya Indonesia di kancah global.






Comment