by

Mondelēz Indonesia Persiapkan Mahasiswa Hadapi Tantangan Dunia Kerja

GANLOP.COM – Berbagai keterbatasan yang hadir selama masa pandemi COVID-19 turut memberikan tantangan tersendiri bagi generasi muda untuk terus berkembang. Padahal persaingan dunia kerja di masa depan akan semakin ketat dan menuntut generasi muda untuk memiliki kemampuan yang dibutuhkan di dunia industri. Menyadari hal tersebut, Mondelēz Indonesia hadir melalui serangkaian program informatif yang dikemas secara kreatif bersama sejumlah universitas di Indonesia, guna menginspirasi para mahasiswa agar dapat menjawab tantangan kerja di masa depan, sekaligus menyelaraskan antara kompetensi yang diajarkan di perguruan tinggi dan kebutuhan industri.

Nadiasari Wahyuhardini, selaku Head of Human Resources Mondelēz Indonesia menjelaskan, “Hadirnya program ini merupakan wujud nyata komitmen Mondelēz Indonesia untuk terus berkontribusi terhadap pengembangan sumber daya manusia di Indonesia khususnya di tingkatan universitas. Kami berharap hadirnya program ini bisa menjadi gambaran akan berbagai tantangan yang akan mereka hadapi nanti di dunia kerja, serta kemampuan apa saja yang harus mereka miliki untuk menjawab tantangan tersebut. Sekaligus juga, menjadi inspirasi bagi para mahasiswa untuk terus mengembangkan diri selama pandemi,” Jelas Nadia.

Dalam pelaksanaannya, program yang telah berlangsung mulai awal tahun 2020 ini telah diikuti lebih dari 1.500 peserta dari 5 universitas yaitu; Universitas Indonesia, Institut Teknologi Bandung, Swiss-German University, President University, dan Sampoerna University. Terlebih program ini juga bekerja sama dengan Hiremaxi, yaitu organisasi voluntary based yang bertujuan untuk memberikan pengetahuan secara luas melalui workshop pengembangan skill dan juga seminar literasi. Rangkaian kegiatan edukasi ini juga merupakan hasil kolaborasi bersama sejumlah universitas dalam negeri, mulai dari guest lecturer, career talks atau workshop baik yang berbasis offline maupun online, diskusi terkait melewati proses wawancara, hingga pelatihan pengembangan diri yang dikemas dalam bentuk online sharing session interaktif.

Dyra Fadila selaku perwakilan Universitas Indonesia menyambut positif kehadiran program yang dilaksanakan oleh Mondelēz Indonesia. “Kami sangat mengapresiasi hadirnya program ini, khususnya dalam upaya untuk membangun keselarasan antara dunia pendidikan dan dunia kerja. Program ini bisa menjadi kesempatan bagi para mahasiswa untuk terus mengembangkan diri selama pandemi, menyesuaikan dengan kebutuhan industri atau dunia kerja saat ini,” ujar Dyra.

 Sambutan positif juga disampaikan oleh Carol dari Universitas Atmajaya yang berkesempatan untuk mengikuti Internship Program yang dihadirkan oleh Mondelēz Indonesia. “Banyak pengalaman berharga yang saya dapatkan selama menjalani program internship di keluarga besar Mondelēz Indonesia, sebagai bekal untuk menghadapi dunia kerja di kemudian hari yang membuat saya menjadi lebih percaya diri,” tutur Carol.

Mondelēz Indonesia secara berkelanjutan akan terus berusaha untuk berkontribusi untuk pengembangan potensi generasi muda melalui serangkaian program edukasi dan juga pengembangan komunitas di Indonesia. “Kesempatan terbuka bagi para mahasiswa untuk merasakan pengalaman bekerja di Mondelēz Indonesia melalui program magang (internship) yang dikenal dengan nama Edge Sparks program atau bagi para mahasiswa yang telah lulus untuk mengikuti program management trainee dengan nama Edge Stars, yang didesain secara matang guna mempersiapkan mereka di lingkungan profesional yang kompetitif,” tutup Nadia

#JagaUMKM dan WeCare.id Gagas “Donasi Sambil Jaga UMKM”

GANLOP.COM – Dukungan pada kelangsungan UMKM terus bermunculan di masyarakat. Segala macam cara diusahakan untuk memastikan UMKM bisa menghadapi kesulitan yang disebabkan kondisi pandemi.

Setelah membuat gerakan #JagaUMKM yang bertujuan mempertemukan pelaku UMKM dan konsumennya dalam satu platform, gerakan yang diinisiasi karyawan Qasir–startup yang bergerak di bidang point of sales– ini baru-baru ini berkolaborasi dengan WeCare.id dan LITS dalam program “Donasi Sambil Jaga UMKM”.

Kolaborasi ini dimaksudkan untuk mengumpulkan donasi dari masyarakat yang ingin membantu UMKM terdampak pandemi dengan memesan makanan dan minuman dalam jumlah besar untuk dibagikan pada masyarakat yang membutuhkan.

Dengan kolaborasi ini, donatur dapat memberikan bantuannya dengan memesan paket makanan dari daftar usahawan #JagaUMKM dengan minimum donasi Rp25.000 melalui link wecare.id/jagaumkm. WeCare.id adalah sebuah platform yang menampung donasi dari masyarakat untuk berbagai campaign, mulai dari membantu pasien yang membutuhkan biaya perawatan hingga donasi tematik lainnya, misalnya untuk lingkungan maupun sosial kemasyarakatan.

Sumbangan yang terkumpul lalu dibelikan makanan dan minuman dari usahawan #JagaUMKM untuk akhirnya disalurkan pada masyarakat yang membutuhkan. Sedangkan untuk penyaluran makanan dan minuman tersebut, #JagaUMKM dibantu oleh LITS (Love in the Streets) yaitu sebuah komunitas yang bergerak di bidang sosial.

Sabtu, 15 Agustus 2020 lalu, adalah penyaluran donasi tahap pertama “Donasi Sambil Jaga UMKM”. Sebanyak 300 porsi paket makanan dan minuman sehat (empon-empon) yang dipesan dari tiga UMKM dari #JagaUMKM di Bekasi, Depok dan Tangerang disalurkan ke lebih dari 80 keluarga di sebuah kampung pemulung di daerah Jurangmangu, Tangerang Selatan.

Salah seorang penerima bantuan, Pak Encang mengaku amat bersyukur dengan bantuan makanan dan minuman sehat ini, mengingat belakangan ini pemasukan warga berkurang drastis, hingga untuk membeli makanan yang layak jadi amat sulit.

“Kondisi seperti sekarang ini asal bisa makan saja sudah alhamdulillah, nggak bisa milih-milih makanan yang enak dan lengkap (lauk-pauknya),” tutur Pak Encang.

Di sini lain, salah satu pelaku UMKM yang menerima pesanan, Pak Nurkhomis, merasa sangat bersyukur. Sebab selama pandemi, baru pertama kali ini ia kembali mendapat pesanan dalam jumlah banyak. Pemilik Warteg Satria ini juga mengaku usahanya merosot hingga 70% selama pandemi karena sekolah dan perkantoran sekitar belum beroperasi kembali.

Dijelaskan oleh Nafinia Putra, Head of Marketing Qasir, “Donasi sambil Jaga UMKM memang dibuat untuk membantu dua pihak sekaligus dalam sekali donasi, yaitu UMKM terdampak pandemi dan masyarakat yang membutuhkan. Keuntungannya untuk UMKM mereka bisa mendapatkan orderan dalam jumlah yang cukup besar, dan makanan tadi dapat dinikmati oleh mereka yang membutuhkan.”

Untuk penyaluran tahap selanjutnya, tim akan mencari lagi lokasi lainnya agar bantuan tepat sasaran. Makanan dan minuman juga akan dipesan dari UMKM yang berbeda, agar lebih banyak yang merasakan manfaat dari gerakan ini.

“Di luar dugaan, tanggapan untuk gerakan ini terbilang sangat baik, terbukti dari jumlah donasi yang diberikan oleh para donatur. Ini artinya kepedulian di masyarakat masih sangat tinggi, khususnya pada keberlangsungan UMKM,” tutur Gigih Septianto, yang merupakan Co-Founder dan CEO dari WeCare.id.

Bagi masyarakat yang ingin turut memberikan donasi juga #JagaUMKM dan WeCare.id masih membuka kesempatan “Donasi Sambil Jaga UMKM” di www.wecare.id/jagaumkm.

Kolaborasi serupa ke depannya juga akan terus dilakukan #JagaUMKM dengan pihak-pihak yang memiliki visi dan misi yang sejalan dan dengan tema-tema yang berbeda namun tetap dalam koridor utama yaitu membantu UMKM Indonesia di masa pandemi, sebagaimana ujuan dibuatnya platform JagaUMKM.com

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *