by

Dukung Kesehatan Reproduksi, Unicharm Edukasi Siswi Tunarungu

GANLOP.COM – Unicharm Indonesia berkolaborasi dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Karawang menggelar edukasi kesehatan menstruasi dan kebersihan diri bagi puluhan siswi tunarungu di SLB B Tunas Harapan, Karawang, Jawa Barat, Rabu (12/8/2026). Kegiatan bertajuk “Love Your Possibilities: We Can!” ini bertujuan memperluas akses edukasi kesehatan reproduksi yang inklusif bagi remaja putri penyandang disabilitas.

Kegiatan dikemas secara interaktif menggunakan alat bantu visual, media bergambar, serta dukungan guru pendamping melalui bahasa isyarat. Materi yang disampaikan meliputi cara menjaga kebersihan diri saat menstruasi, memilih pembalut sesuai kebutuhan, serta memahami mitos dan fakta seputar menstruasi.

Perwakilan Dinas Kesehatan Kabupaten Karawang, dr. Hardi Hermawan, MKM, selaku Ketua Tim Kerja Promosi Kesehatan, mengapresiasi inisiatif tersebut. Ia menegaskan bahwa anak berkebutuhan khusus memiliki hak yang sama untuk memperoleh pendidikan dan informasi kesehatan reproduksi.

Presiden Direktur Unicharm, Yasutaka Nishioka, menyampaikan bahwa edukasi kesehatan inklusif merupakan salah satu upaya perusahaan mewujudkan visi menjadi perusahaan nomor satu yang paling dicintai perempuan di Indonesia. Inisiatif ini juga sejalan dengan slogan perusahaan, “Ethical Living for SDGs”.

Selain edukasi, Unicharm memperkenalkan inovasi teknologi Pori Serap Hingga Gumpalan pada pembalut Charm Safe Night. Berdasarkan riset internal Unicharm pada 2025, lebih dari 30 persen perempuan Indonesia memiliki kekhawatiran terhadap gumpalan darah menstruasi yang berpotensi menyebabkan kebocoran, terutama saat tidur.

Teknologi tersebut menggunakan pori permukaan yang diperbesar hingga dua kali lipat untuk membantu menyerap darah menstruasi yang lebih kental tanpa menambah ketebalan lapisan penyerap. Charm juga menghadirkan karakter “Gumpy” pada kemasan sebagai bagian dari komunikasi produk.

Melalui edukasi kesehatan yang inklusif dan inovasi produk, Unicharm berharap dapat meningkatkan pemahaman mengenai menstruasi serta mendukung akses informasi kesehatan reproduksi yang setara bagi seluruh perempuan, termasuk penyandang disabilitas.

 

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *