GANLOP.COM – Program “OREO Berbagi Seru” menutup rangkaian pelaksanaannya di Kabupaten Langkat, Sumatera Utara. Menjadi lokasi ketujuh sekaligus penutup program sepanjang 2026, kegiatan ini menghadirkan pengalaman belajar yang interaktif dan menyenangkan bagi 1.280 siswa sekolah dasar dengan melibatkan guru, orang tua, serta komunitas.
Digelar bersama Indonesia Mengajar, program “OREO Berbagi Seru” sepanjang tahun ini telah hadir di tujuh kabupaten di tujuh provinsi dan menjangkau lebih dari 7.000 anak di Indonesia. Inisiatif tersebut dirancang untuk mendukung terciptanya pengalaman belajar yang lebih seru, kreatif, dan bermakna melalui pendekatan belajar sambil bermain.

Di Langkat, program ini mendapatkan dukungan dari Pemerintah Kabupaten Langkat karena dinilai sejalan dengan upaya pemberdayaan ekosistem pendidikan, khususnya dalam meningkatkan peran guru sebagai bagian penting dari transformasi pembelajaran.
Muhammad Yunus, SE., Jabatan Fungsional (JF) Pengembang Kurikulum Ahli Muda, mengapresiasi pelaksanaan program tersebut. Menurutnya, pendekatan belajar yang memadukan unsur bermain, interaksi, dan kreativitas sejalan dengan upaya pemerintah dalam mendorong pembelajaran yang berpusat pada peserta didik.
“OREO Berbagi Seru” juga menghadirkan 270 paket alat belajar yang dirancang untuk mendukung pembelajaran di bidang Literasi, Numerasi, Sains, dan Bahasa Inggris. Berbagai alat tersebut disusun dengan pendekatan belajar sambil bermain dan disesuaikan dengan kurikulum nasional.

Anggya Kumala, Marketing Director Mondelēz Indonesia, mengatakan bahwa kegiatan belajar tidak semata-mata berkaitan dengan pencapaian akademis. Menurutnya, proses belajar juga dapat menjadi ruang bagi anak untuk mengembangkan rasa ingin tahu, kreativitas, kemampuan bekerja sama, dan kepercayaan diri.
“Melalui program ‘OREO Berbagi Seru’, kami percaya kegiatan bermain yang dekat dengan dunia anak dapat menjadi jembatan untuk membangun interaksi belajar yang lebih positif antara siswa, guru, dan orang tua,” ujar Anggya.
Libatkan Guru, Orang Tua, dan Komunitas
Rangkaian kegiatan di Langkat berlangsung pada 16–21 September 2026. Selain mendistribusikan alat belajar, program ini memberikan pelatihan kepada 35 guru, 70 orang tua, dan 35 anggota komunitas.

Para guru mendapatkan pelatihan mengenai filosofi belajar seru serta panduan menggunakan alat belajar melalui simulasi kegiatan di kelas. Sementara itu, orang tua memperoleh edukasi mengenai perkembangan anak dan cara menghadirkan aktivitas belajar interaktif melalui permainan sederhana di rumah.
Adapun bagi komunitas, kegiatan diarahkan untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam membangun ekosistem belajar yang berkelanjutan di lingkungan sekitar anak.
Bagi Evi Destari Br Tarigan, S.Pd., M.Si., guru SD Negeri 050647 Timbang Lawan, pelatihan tersebut memberikan perspektif baru mengenai cara menciptakan suasana belajar yang lebih menyenangkan.
Menurutnya, guru tidak hanya perlu memikirkan bagaimana menyampaikan materi, tetapi juga bagaimana membuat siswa menikmati proses pembelajaran. Pendekatan melalui permainan dinilai dapat membuat anak lebih aktif bertanya, berani mencoba, dan terlibat dalam kegiatan belajar.
Hal serupa disampaikan Siti Fatimah, perwakilan orang tua siswa. Ia menilai pendekatan belajar melalui permainan dan aktivitas sederhana dapat membantu orang tua mendampingi anak belajar di rumah tanpa menjadikannya sebagai kegiatan yang terasa kaku.
Hadir di Tujuh Provinsi
Langkat menjadi lokasi terakhir dari rangkaian “OREO Berbagi Seru” 2026. Sebelumnya, program ini telah hadir di Banten, Jawa Barat, Lampung, Daerah Istimewa Yogyakarta, Jawa Tengah, dan Sumatera Selatan.
Secara keseluruhan, program ini mendistribusikan 15 jenis alat belajar seru yang mendukung pembelajaran Literasi, Numerasi, Sains, dan Bahasa Inggris. Beberapa di antaranya adalah Tata Kata untuk Literasi, The Lucky Number untuk Numerasi, Segitiga Sains untuk Sains, Tower Challenge untuk Bahasa Inggris, serta Mahyong Profesi dalam kategori Petualangan Seru.
Pelaksanaan program juga tidak terlepas dari dukungan masyarakat. Sebagian keuntungan dari pembelian produk OREO didonasikan untuk mendukung penyelenggaraan program “OREO Berbagi Seru”.
Menutup rangkaian program tahun ini, Anggya mengatakan bahwa perjalanan “OREO Berbagi Seru” menunjukkan bahwa upaya menghadirkan pengalaman belajar yang positif bagi anak dapat dilakukan melalui berbagai bentuk, mulai dari kreativitas guru di sekolah, keterlibatan orang tua di rumah, hingga dukungan komunitas di lingkungan sekitar.
Melalui program tersebut, OREO berharap dapat turut mendukung tumbuhnya Generasi SERU, yaitu generasi yang memiliki karakter Solutif, Eksploratif, Responsif, dan Unggul dalam menghadapi tantangan di masa depan.






Comment