by

Melalui TWS, Sulianto Indria Putra Hadirkan Bantuan untuk Guru Honorer di Kupang

GANLOP.COM – Sulianto Indria Putra membangun namanya melalui dunia digital. Namun baginya, keberhasilan bukan sekadar tentang aset atau pertumbuhan komunitas. Dia kerap menekankan bahwa sistem yang kuat harus dibangun di atas nilai yang kuat.

Ketika mengetahui kondisi Pak Agustinus dan Pak Wesli di Kupang, NTT – dengan penghasilan Rp223.000 dan Rp100.000 per bulan Suli melihatnya sebagai refleksi ketimpangan yang perlu direspons.

“Tidak masuk akal jika seseorang yang menjaga masa depan bangsa harus bertahan dengan angka seperti itu,” katanya.

Melalui TWS, ia menginisiasi program bantuan finansial dan dukungan materi jangka panjang. Keputusan tersebut mencerminkan filosofi yang selama ini ia bangun: diversifikasi bukan hanya dalam aset, tetapi juga dalam dampak.

Jika selama ini ia mengajarkan manajemen risiko dan perencanaan jangka panjang dalam investasi, maka langkah sosial ini adalah penerapan prinsip yang sama – stabilitas dan keberlanjutan.

Suli menilai bahwa guru yang berada dalam tekanan ekonomi akan menghadapi beban mental tambahan. Dengan adanya bantuan rutin, ia berharap para pendidik dapat lebihfokus pada peran mereka.

Langkah ini juga memperkuat positioning Suli sebagai figur muda yang tidak hanya berbicara tentang pertumbuhan, tetapi juga tentang tanggung jawab. Di tengah berkembangnya ekosistem digital Indonesia, inisiatif ini menjadi contoh bahwa kepemimpinan dapat diterjemahkan menjadi aksi nyata.

Bagi Suli, kesuksesan bukan tentang seberapa cepat bertumbuh, tetapi tentang seberapa luas manfaat yang bisa diberikan.

 

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *