by

Angkat Budaya dan Keberlanjutan, Tiga Desainer Korea Pukau Panggung JF3 2025

JAKARTA, GANLOP.COM – Tiga desainer asal Korea : Choi Chung-hoon (DOUCAN), Junebok Rhee (RE RHEE), dan Baek Juhee (REONVE) ikut memeriahkan perhelatan JF3 2025 yang digelar di Summarecon Mal Kelapa Gading.

Ketiga desainer ini menghadirkan masing-masing 20 koleksi penuh makna yang mencerminkan kekuatan narasi personal, budaya, serta keberlanjutan.

RE RHEE

Brand dari desainer Korea Junebok Rhee ini memamerkan 20 looks di JF3 kali ini. Koleksi bertajuk “This Appearance; Disappearance” ini  mengeksplorasi terbentuknya dan lenyapnya mode secara sementara, serta keberadaan dan hilangnya esensi di baliknya.

“This Appearance; Disappearance” mengeksplorasi paradoks bahwa kemegahan masa kini pada akhirnya akan memudar dan hanya menjadi anekdot dalam arus waktu.

Tren-tren setiap musim—yang bersifat sementara namun bersinar—diibaratkan seperti percikan sesaat: memukau, tetapi cepat dilupakan.

Melalui reinterpretasi visual terhadap perjalanan waktu dan jejak-jejak sementaranya, koleksi ini merefleksikan ketidakabadian dari penampilan, keberadaan, dan ketiadaan.

Unsur-unsur dalam koleksi ini—perubahan warna, tekstur, dan siluet—melambangkan transformasi dan peluruhan yang terjadi seiring berjalannya waktu.

DOUCAN

Di JF3 2025 ini melalui brand Doucan, desainer Choi Chung-hoon memperkenalkan koleksi dengan tema Rekonstruksi Memori yang menggambarkan  momen-momen memori direkonstruksi secara tidak sadar. Memori-memori yang terakumulasi DOUCAN ditarik keluar.

Memori-memori tersebut berevolusi menjadi bentuk lain, seperti organisme hidup dengan satu kekuatan hidup. Memori-memori DOUCAN direkonstruksi dengan variasi baru.

Koleksi ini adalah koleksi yang direkonstruksi yang melacak kembali kenangan dari koleksi-koleksi yang telah dipamerkan sejak awal peluncuran hingga saat ini. Kenangan-kenangan tersebut direkonstruksi secara tidak sadar.

“Koleksi ini mengandung DNA saya. Ia mengandung semua kenangan yang saya sukai. Ini adalah koleksi yang menggambarkan diri saya dengan baik,” jelasnya.

Motif cetak asli DOUCAN yang megah dan etnik dengan warna seperti emas dan merah menampilkan barang-barang unik DOUCAN dengan kombinasi detail berani dan siluet trendi.

Koleksi ini, yang megah dan halus dalam detailnya, cukup untuk menangkap sensitivitas unik DOUCAN. Saya tertarik pada motif karena saya menggambarnya sendiri. Ada motif batik di Indonesia. Sangat indah.

REONVE

REONVE adalah brand milik desainer Baek Juhee, seorang desainer Korea dengan pengalaman lebih dari 20 tahun di bidang hanbok tradisional dan busana wanita kontemporer.

“Melalui REONVE, saya menghadirkan busana yang elegan dan berkelanjutan, dibuat secara handmade oleh para pengrajin—dirancang untuk momen yang bermakna dan tak terlupakan.,” jelas Juhee.

Whispers of Heritage menjadi tema koleksi yang dihadirkan REONVE di JF3 ini. Koleksi yang menangkap perpaduan halus keindahan tradisional Korea ke dalam ritme kehidupan wanita modern.

Berbagai tekstur dan berat kain dihiasi dengan detail tradisional seperti bordir, quilting, dan patchwork, mencerminkan harmoni antara warisan dan modernitas.

Siluet yang elegan dan bentuk yang terstruktur menonjolkan keanggunan Timur, diperkaya dengan teknik handmade yang berakar pada keahlian pengrajin.

 

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *